CeramahPidato. Ceramah. Khutbah; Pidato; Ceramah Ramadhan; Kultum; Doa Doa; Hijriah; Pendidikan; Resep; Search results for "materi ceramah tentangbulan ramadhanr zaman" More Posts. Post Populer. Khutbah Naskah Khutbah Idul Adha 1442 H / 2021 : Keteladanan Nabi Ibrahim AS. Khutbah Contoh Khutbah Jum'at Berbahasa Bugis. Materikultum atau ceramah Ramadhan kali ini mengambil judul puasa menjadi benteng api neraka. Melalui materi ceramah singkat padat berikut akan dijelaskan bagaimana kita bisa selamat dari neraka karena berpuasa. Materi kultum Ramadhan berikut cocok disampaikan kepada jamaah pada saat kajian maupun kultum.Biasanya kajian Ramadhan dilakukan setelah subuh, setelah tarawih dan sebelum berbuka puasa. JikaAnda memerlukan refernsi materi ceramah Ramadhan 1443 H tentang malam Lailatul Qadar, simak melalui artikel ini. Doa Sholat Dhuha Arab, Latin dan Arti, Baca Agar Rezeki Melimpah Minggu, 31 Juli 2022 | 19:00 WIB. Bacaan Niat Puasa Senin Kamis Lengkap dengan Doa Berbuka: Arab, Latin, Arti dan Keutamaan DoaIbadah Melazimkan Doa Masalah. Doa Ibadah Melazimkan Doa Masalah adalah ceramah agama dan kajian Islam ilmiah dengan pembahasan Fathul Majid Syarh Kitab At-Tauhid. Pembahasan Inilahkumpulan ceramah ramadhan 2021 ini didedikasikan untuk para khatib/penceramah ramadhan serta masyarakat muslim secara umum. Meskipun kultum singkat ini digunakan pada saat bulan ramadhan, bukan berarti materi pidato islami atau ceramah singkat romadhon itu harus berisi tentang tema puasa ramadan. Diantara banyak materi kajian, salah satu yang cocok disampaikan adalah ceramah tentang keistimewaan bulan Muharram. Dikutip laman NU, Jumat (22/7/2022), berikut ini adalah contoh teks pidato tentang Pelajaran Penting Tahun Baru Hijriah. CeramahSingkat Tentang Optimis - Beinyu.com. Kultum Tentang SABAR Dan SHOLA | PDF. Kita harus optimis menatap masa… - Karya Adalah Doa | Facebook. Pidato Sri Mulyani di UI: Saya Optimis Dengan Generasi Muda Indonesia. Pengertian Optimis, Ikhtiar, Tawakal dan Contoh Sikap Optimis, Ikhtiar Tawakal - Bacaan Madani | Bacaan Islami dan Tiga orang yang do'anya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan do'a orang yang dizholimi". Imam Nawawi rahimahullah menyatakan, "Hadits ini menunjukkan bahwa disunnahkan bagi orang yang berpuasa untuk berdo'a dari awal ia berpuasa hingga akhirnya karena ia dinamakan orang yang berpuasa ketika itu." Makakesempatan kali ini mengenai 50+ Kumpulan Ceramah Tarawih Ramadhan dan Shalat Jum'at Singkat dan Terbaru. Kultum atau sering dianggap sebagai singkatan kuliah tujuh menit (bisa juga kuliah tujuh belas menit atau bahkan tujuh puluh menit kan hehe) adalah penyajian materi religi pengetahuan agama Islam. 10 Malam yang paling ditunggu-tunggu saat puasa adalah Lailatul Qadar, kamu bisa sampaikan materi kultum singkat ini. Malam Lailatul Qadar merupakan malam spesial menjelang akhir bulan Ramadhan. Kamu bisa mempersiapkan teks kultum singkat tentang Ramadhan yang membahas keistimewaan dan doa-doa yang perlu dibacakan saat malam Lailatul Qadar. A1Cxow. Ibunda Aisyah radhiyallahu Ta’ala anha mengatakanسَلُوا اللَّهَ كُلَّ شَيءٍ حَتَّى الشِّسعَ“Mintalah kepada Allah bahkan meminta tali sendal sekalipun.” HR. Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman 2/42, al-Albani berkata “mauquf jayyid” dalam Silsilah adh- Dha’ifah no. 1363Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda إِذَا تَمَنَّى أَحَدُكُمْ فَلْيُكْثِرْ فَإِنَّمَا يَسْأَلُ رَبَّهُ عَزَّ وَجَلَّ“Barangsiapa yang mengangankan sesuatu kepada Allah, maka perbanyaklah angan-angan tersebut karena ia sedang meminta kepada Allah Azza wa Jalla.” HR. Ibnu Hibban no. 889, dishahihkan al-Albani dalam Shahih al–Jami’ no. 437Dalam hadits lain disebutkanلِيَسْئَلْ أَحَدُكُمْ رَبَّهُ حَاجَتَهُ أَوْ حَوَائِجَهُ كُلَّهَا حَتَّى يَسْأَلَهُ شِسْعَ نَعْلِهِ إِذَا انْقَطَعَ وَحَتَّى يَسْأَلَهُ الْمِلْحَ“Hendaklah salah seorang diantara kamu sekalian meminta kepada Tuhannya akan segala kebutuhannya hingga meminta tali sandalnya yang putus atau sampai meminta garam sekalipun.” HR. At-Tirmidzi no. 3604, dalam Silsilah adh–Dha’ifah [1362] al-Albani mengatakan “hadits ini dhaif”Allah Ta’ala memerintahkan segenap hamba-Nya untuk memperbanyak doa dan permohonan kepada Allah Ta’ala. Sering berdoa kepada Allah Azza wa Jalla merupakan indikasi betapa ia hamba yang sangat butuh pertolongan dari-Nya. Orang yang selalu berdoa, dia hakikatnya memperbanyak ibadah kepada-Nya, dan juga seorang insan yang begitu mencintai Dzat Yang Maha Mengabulkan beriman akan selalu butuh kepada Allah Ta’ala, ia merasa dirinya tak memiliki kekuatan tanpa bersandar serta bertawakal kepada Dzat Yang Maha Perkasa dan Bijaksana. Selayaknya, seorang mukmin tidak memiliki sifat sombong dengan meremehkan pentingnya sebuah kenyataan memprihatinkan ketika banyak kaum muslimin terjebak dalam kesyirikan dengan berdoa kepada selain Allah Ta’ala. Bukankah Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam menyatakan bahwa doa adalah ibadah. Dalam Alqur`an surat an-Naml ayat 62, Allah Ta’ala berfirman,أَمَّنْ يُجِيبُ الْمُضْطَرَّ إِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوءَ وَيَجْعَلُكُمْ خُلَفَاءَ الْأَرْضِ ۗ أَإِلٰهٌ مَعَ اللَّهِ ۚ قَلِيلًا مَا تَذَكَّرُونَ“Atau siapakah yang memperkenankan doa orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepada-Nya, dan yang kamu manusia sebagai khalifah di bumi? Apakah di samping Allah ada Tuhan yang lain? Amat sedikitlah kamu mengingatNya?”Hendaklah kaum muslimin senantiasa memurnikan doanya kepada Allah Ta’ala agar ia dicatat sebagai hamba yang bertakwa. Dan orang yang berdoa kepada selain Allah Ta’ala maka doa itu akan sia-sia belaka dan tak memberi manfaat, bahkan akan dari itu, wahai saudaraku muslim, jauhilah berdoa dan memohon kepada selain Allah Ta’ala karena hal itu akan membuatmu kafir dan tersesat. Berdoalah kepada Allah Ta’ala yang mempunyai kemampuan mengabulkan sehingga engkau akan menjadi orang-orang beriman yang bertauhid. “Jalan Hidup Golongan Yang Selamat” [terjemah], Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu, hlm. 106Doa adalah senjata orang mukmin dalam segala keadaan dan suasana, tatkala bahagia dia harus bersyukur dengan banyak memuji kepada Allah Ta’ala. Dalam keadaan berduka seorang hamba harus mohon kekuatan dan keteguhan hati agar Allah Ta’ala menjadikannya kuat dan tegar. Begitulah doa dengan izin Allah Ta’ala, akan selalu memotivasi kita untuk optimis menjalani kehidupan, membuat semangat menatap masa depan dan menjauhkan dari berbagai bisikan-bisikan setan yang melemahkan dahsyatnya kekuatan sebuah doa. Banyak kesusahan diangkat, penyakit disembuhkan, kesuksesan diraih, dan berbagai prahara kehidupan dapat diselesaikan dengan doa dan pertolongan Allah Ta’ala. Sesuatu yang sepertinya mustahil terjadi bisa menjadi kenyataan indah karena kekuatan sebuah doa yang diucapkan dengan ikhlas kepada Allah Ta’ala, dengan kesabaran yang disertai keimanan yang mantap hanya fokus pada pertolongan Allah Ta’ berputus asa ketika doa belum dikabulkan, yakinlah Allah Ta’ala akan mencintai orang yang banyak bermunajat kepada-Nya. Bisa jadi doa Anda dikabulkan dalam bentuk lain atau dikabulkan di akhirat. Yang pasti, Allah Maha Mendengarkan lagi Mengabulkan Isruwanti Ummu NashifaReferensi Jalan Golongan yang selamat, Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu, Media Hidayah, Yogyakarta, dan Sholat Istikharoh, Samir Qorni Muhammad Rizq, Media Hidayah, Yogyakarta, Faidah Kitab Tauhid, Abu Isa Abdullah bin Salam, LBI al-Atsari, Yogyakarta, 1426 H. - Bulan Ramadhan memang selalu dinantikan oleh umat muslim di seluruh dunia. Namun, tak terasa Ramadhan sebentar lagi akan berakhir. Oleh karena itu, renungan akhir Ramadhan menjadi penting bagi umat muslim. Renungan ini akan membantu kita mengisi akhir Ramadhan dengan ibadah yang benar dan tulus. Untuk membantu para pemberi tausiah dalam memberikan ceramah kuliah subuh, brerikut merupakan materi kuliah subuh singkat mengenai doa dan renungan akhir Ramadhan lengkap dengan doa-doa yang diutamakan. Makna dan Pentingnya Renungan Akhir Ramadhan Alhamdulillah, kita masih diberi kesempatan untuk berkumpul dalam keadaan sehat wal afiat. Mari kita manfaatkan momen ini untuk merenungkan akhir Ramadhan. Ramadhan adalah kekasih hati yang datangnya kita rindukan dan perginya tak kita inginkan. Namun, manusia mudah lupa dan lalai. Banyak hal yang terlewatkan selama bulan puasa. Karenanya, renungan akhir Ramadhan sangat penting. Renungan ini akan membawa kita pada kesempurnaan puasa dengan melakukan iktikaf di dalam masjid, bertaubat dengan sungguh-sungguh, dan tetap bersemangat menjalani akhir hari-hari puasa di bulan Ramadhan. Baca Juga Promo Ramadhan! Harga Xiaomi 12T 5G Anjlok Jadi Makin Murah, Cek Update April 2023 Tak lupa, ibadah dan amalan yang telah kita upayakan selama Ramadhan harus tetap dilanjutkan meski bulan suci telah usai. Marilah kita jadikan ibadah dan amalan puasa sebagai kebiasaan yang membawa kita pada kedekatan dengan Allah yang Esa. Doa untuk Menjelang Akhir Ramadhan Pada kesempatan ini, marilah kita baca bersama-sama doa menjelang akhir Ramadhan yang biasanya dibaca oleh Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. "Allahumma la taj'al akhiral'ahdi min shiyamina iyyahu, fain ja'altahu fa'jalni marhuma, wa la taj'alni mahruma." Artinya "Ya Allah, janganlah Engkau jadikan bulan Ramadan ini sebagai Ramadhan terakhir untuk kami berpuasa. Jika pun Engkau mentakdirkan ini Ramadan terakhir, jadikanlah aku orang yang mendapat rahmat-Mu, jangan Engkau jadikan aku orang yang malang." Selamat Datang di Blog Ardiyan Fikrianoor Banjarmasin, 20 Juli 2019 BERDOA. Kata ini tidak asing lagi di telinga kita. Setiap orang pasti pernah berdoa. Entah itu berdoa memohon hujan, rizki, jodoh ea yang jomblo, atau apapun. Kita semua pasti pernah berdoa. Tapi, mengapa kita harus berdoa? Bukankah tanpa berdoa pun Allah sudah tahu apa yang kita inginkan? Mengapa kita harus menceritakan segala apa keluhan kita pada Allah? Bukankah tanpa kita bercerita pun Allah lebih mengetahui permasalahan yang kita hadapi? Ets…ets…ets… persepsi anda keliru bung! Jawabannya adalah karena kita butuh Allah. Kita tahu bahwa Allah-lah Dzat Yang Maha Perkasa. Dia-lah tempat kita mengadukan segala permasalahan kita. Ya, memang benar. Tanpa kita bercerita pun Allah tahu apa yang terjadi dengan kita. Tapi dengan doa lah, rasa optimisme kita dalam menyelesaikan masalah akan muncul. Karena kita telah berpasrah kepada Allah dalam doa-doa kita. Nah itu mengapa kita perlu bedo’a, karena kita butuh Allah, kita harus memohon dan memasrahkan kepada Allah atas semua kebutuhan kita. Tapi mengapa saat ini masih banyak di antara kita yang berdoa namun tetap berada dalam masalah dan bahkan kecewa dengan apa yang terjadi? Karena kita tidak paham akan esensi dari berdoa itu sendiri. Seringkali kita hanya menjadikan doa sebagai ritual semata, tanpa menghadirkan hati dan rasa butuh pada Allah. Itulah yang membuat doa kita seakan-akan tak berdampak apapun pada kehidupan kita. Berdoa akan membuat kita optimis dalam menghadapi sebuah permasalahan apabila kita khusyuk dan merasa benar-benar butuh pada Allah. Itulah sebenarnya esensi dari berdoa itu sendiri. Apa hanya dengan berdo’a apa yang kita inginkan akan terkabulkan? Tak semudah itu ferguso, kita tidak hanya di tuntut untuk berdo’a saja, namun kita harus membarenginya, menggandengnya dengan yang namanya USAHA. Apa itu usaha zayyeaang? Usaha adalah sebuah modal/mahar dimana modal/mahar itu untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Anda ingin menikah tapi modal/mahar nya tidak ada… oh tak semuda itu ferguso. Karena ada pepatah mengatakan Usaha tanpa Do’a adalah sombong dan doa tanpa usaha adalah sia-sia. Jadi kedua hal tersebut harus di kerjakan semuanya. Apa kalau sudah do’a, usaha langsung di kabulkan sama Allah ? Allah akan memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita inginkan. Apabila kita sudah bekerja keras, usaha, doa kepada Allah namun hasilnya tidak sesuai dengan harapan mungkin Allah menyiapkan sesuatu yang lebih indah untuk kita, karena tiada rencana terindah kecuali rencana Allah. ikuti jalannya dan terus berdo'alah dan selalu berbuat baik. Terus khusnudzon dengan apapun yang kita dapat sekarang. jangan menyerah, istiqomah. "Tiada usaha yang menghianati hasil" "Inna Ma'a Al-'Usri Yusro" setelah kesulitan pasti ada kemudahan QS. Al-Insyirah 5 "Berakit rakit kehulu berenang-renang ketepian Bersakit-sakit dahulu bersenang-senang kemudian" "La Tahzan, Innallaha Ma'ana" Jangan bersedih sesungguhnya Allah selalu bersama kita At-Taubah ayat 40 "Bahwa Allah tidak membebani seseorang diluar kemampuannya" Al-Baqarah 286terimakasih sudah berkunjung di blog kami, silahkan jika ingin berkomentar