Dongeng Gajah dan Beruang. Di suatu hutan, hiduplah seekor beruang yang baik hati. Ia terkenal sebagai pemimpin yang bijaksana dan itu membuatnya disukai banyak binatang lain. Di tempat lain, tersebutlah seorang singa yang sangat jahat bernama Gaga. Ia suka menyiksa binatang lain. Apa saja kelakuan buruknya? Dongeng fabel adalah salah satu jenis kisah yang sangat diminati anak-anak karena karakternya yang terinspirasi dari hewan. Anak-anak bisa merasa lebih tertarik dengan kisah fabel karena mereka menyukai karakter dan bentuk hewan yang sangat beragam. Biasanya, dongeng fabel menggunakan karakter hewan yang berukuran cukup besar dan kuat atau cepat. Fabel Singa dan Tikus Penakut. TRIBUNJATENG.COM - Di sebuah hutan yang lebat hiduplah seekor tikus penakut. Dia sangat takut dengan apapun. Bahkan saat sehelai daun jatuh, ia akan berlari masuk ke rumahnya. Karena sifat takutnya itu, si tikus kerap menjadi bahan ejekan hewan-hewan lain. "Dasar tikus penakut! Seekor Gajah gendut duduk termenung di tepi sungai. Wajahnya murung.Ia melihat pantulan dirinya di cermin.'Ah betapa gendutnya aku'keluhnya. - Halaman 2 Kancil Dan Para Buaya, Ketahui Pelajaran Dari Cerita Ini. Versi bahasa inggris,dongeng si kancil dan buaya dalam. Cerita fabel 2 paragraf tentang hewan cerpen tikus, harimau, siput, dan buaya. Saat orangtua membacakan dongeng untuk anak, secara tidak langsung orangtua sedang memperkenalkan budaya membaca pada anak. Dan benar saja, di sana sudah ada anak gajah yang besar. Akhirnya, buaya langsung mengejar dan kemudian menggigit kaki anak gajah tersebut. Namun, kulit gajah sangat tebal sehingga itu tidak dapat melukainya. Anak gajah pun berteriak dan meminta tolong kepada sang ibu. Sedang buaya terus saja berusaha untuk menjatuhkan gajah tersebut. 3. Dongeng Si Kancil dan Buaya. Suatu hari ada seekor kancil yang kelaparan dan berpikir untuk memakan mentimun yang berada di seberang sungai. Kancil pun mendapatkan ide jitu untuk menggunakan buaya agar bisa menyeberang sungai. Dia pun berlari ke arah sungai dan menghampiri buaya. “Buaya, apa kamu sudah makan?” ujar kancil. Ibu, ayah, dan ke-10 saudaranya sudah sering menasihati si bungsu. Si bungsu senang bermain sendirian ke tempat yang jauh. Suatu hari, si bungsu bermain sendirian ke tepi sungai di ujung hutan. “Aku lapar. Aku cari makan dulu ah….” kata si bungsu sambil terus berjalan. “Bungsu jangan ke sana!” cegah ibunya. “Di sana banyak ular dan boneka tangan buaya -boneka dongeng buaya di Tokopedia ∙ Promo Pengguna Baru ∙ Cicilan 0% ∙ Kurir Instan. TRIBUNJATENG.COM - Inilah dongeng yang cocok dibacakan untuk anak sebelum tidur pertempuran Hiu dan Buaya, legenda Kota Surabaya. Dahulu, dilautan luas sering terjadi perkelahian antara Ikan Hiu Sura dengan Buaya Baya. Mereka berkelahi hanya karena berebut mangsa. Keduanya sama-sama kuat, sama-sama tangkas, sama-sama cerdik, sama-sama ganas XiGv.